Apakah anda mengalami stress? Siapakah didunia ini yg tidak mengalami tekanan? Tapi hendaknya jika kita menghadapinya jangan berlarut-larut.
Hal ini adalah yang terindah yang saya temukan selama pergumulan saya setelah mengalami kepahitan dalam sebulan terakhir ini. Bahan ini saya dapat kotbah Pdt. Richard Soerinta, buku God’s Answers to life’s difficult Questions by Rick Warren, dan pengalaman pribadi.
Dari buku:
Penyakit manusia adalah sering tidak sabar walau firman Tuhan dalam Pengkhotbah pasal 3, terutama Pengkhotbah 3: 11.
Penyakit manusia lainnya adalah manusia sering merasa mereka berbeban berat seakan memikul dunia ini.
Penyakit terparah adalah kekecewaan, karena kekecewaan bisa menular, membuat orang bernegative thinking, dan terpuruk.
Penyakit terparah lainnya selalu terbawa perasaan (biasanya dialami oleh wanita, tapi tidak menutup kemungkinan jika dialami oleh jenis pria yang melankolis)
Dari kotbah:
1 kor 10 : 12-13
“Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh! Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya”
Ciri-ciri orang yang mengalami stress?
1. hidup dalam kesedihan selalu
2. selalu mengkritik diri sendiri (selalu menganggap diri salah), dan mengkritik orang lain
3. mengalami susah tidur
4. emosi labil
5. selalu menyendiri dan dan tak mau bergaul dengan orang lain
6. selalu cemas menjalani hidup
7. selalu menggerutu dan besungut-sungut
8. pakai drugs atau merokok
9. tidak merasa senang diwaktu-waktu tertentu
10. yang mengalami stress biasanya sakit kepala seperti urat-urut kepala tertarik dan menegang, sakit perut, (dan maaf) bagi wanita biasanya mengalami kekerasan pada payudaranya.
Cara menyelesaikan stress?
1. menghilangkan sedikit rasa sensitif pada diri anda
2. tidak bercabang-cabang dalam berfikir, jangan berasumsi macam-macam, jangan negativ thingking
3. atasi masalah begitu ia muncul
4. makan-makanan yang sehat dan berolahraga lah
5. rekreasi/refreshing
6. perbanyak teman yang bisa terus menumbuhkan iman dan bawa kita makin dekat pada Yesus
7. menghipnotis diri sendiri dengan mengatakan ” saya bisa, saya mampu mengatasi segala perkara karena Yesus selalu besertaku”
8. fil 4:8, alihkan pikiran anda kepada pikiran-pikiran yang menyenangkan anda, yang memuji, yang manis, yang indah-indah
9. datang dalam Yesus dan berserah serta berharap pada-NYA
10. belajar mengingat-ingat kebaikan Allah dalam hidup kita; jika dulu Allah pernah membuat miracle dalam hidup kita pasti DIA akan buat lagi buat kita.
11. mulailah belajar dengan mengucap syukur dalam segala hal
12. ingat Allah mengizinkan semuanya terjadi dalam hidup anda dan DIA tahu kekutan anda, jadi DIA memberi hal ini sesuai kemampuan anda
13. persoalan yang anda hadapi akan membuat anda lebih kuat, lebih dewasa dalam Tuhan, untuk mentahirkan anda, dan membuat anda lebih bergantung pada Tuhan every minute every second of your life
Dari pengalaman:
Dulu saya hampir rapuh tapi saya senang akhirnya mendapatkan banyak hal setelah sebulan ini, pelajaran-pelajaran yang gak bisa saya bayar. Semua yang saya temui dan saya dengar membuat mata hati saya terbuka. Hal yang saya lakukan adalah meminta pertolongan dan pendapat teman2 dan puji Tuhan DIA kasih banyak temen2 yang bisa mengigatkan saya lebih lagi pada Tuhan, senang bersama mereka saya belajar berfikir positif, berdoa bersama dan merasakan kasih Tuhan seakan Tuhan benar2 bicara melalui mereka. Saya banyak dapat kakak, abang, serta adik rohani. Orang-orang yang disekitar saya berbicara, menelepon, chating, mendengarkan dengan sabar, meluangkan waktunya, berpendapat tentang hidup, bersama mengajarkan menertawai persoalan, sehingga bisa berfikir ” masalah, yah udahlah boooo, life must go on”
Saya pernah nonton sebuah film yang judulnya Suddenly 30 yang dimainkan Jeniffer gardner. Saya ingat difilm tersebut Jeniffer membuat banyak benang kusut dalam hidupnya dan tiba-tiba dia pulang kerumah orangtuanya dan berkata pada ibunya ” bu, apakah engkau pernah berharap kembali ke masa lalu dan memperbaiki segalahal yang dulu telah kau buat buruk?”, ibunya berkata” gak sayang, aku bahagia disini. Dan aku gak mau kembali kemasa lalu walaupun pernah melakukan kesalahan, karena tanpa kesalahan itu aku tak pernah menjadi diriku yang sekarang dan gak akan pernah belajar dari kesalahan itu”
Saya juga belajar untuk tersenyum karena saya pernah baca bahwa artis yang main Charlie’s Angels Drew demimore di nobatkan sebagai artis tercantik karena wajahnya selalu memancarkan senyum tulus dalam hatinya, karena kebahagia yang terpancar dalam hati, maka tersenyumlah untuk Tuhan, bersukacitalah, and then you’ll be lovely.
Cara saya bangkit dari yang keadaan hampir rapuh itu adalah membangun relationship yang lebih lagi kepada keluarga dan bergaul dengan orang-orang yang penuh semangat.
Solusi lain yang saya pelajari dari buku adalah jangan pernah lari dari masalah, tapi bersukur dan belajar bersukacitalah. Jangan menyibukkan diri dengan pekerjaan atau project2, memang pada awalnya begitu bersemangat menyelesaikan pekerjaan anda serta menetapkan target2, tapi akhirnya anda akan stuck ditengah-tengah dan merasa jenuh juga. Cara terbaik adalah rileks kan diri anda, tidurlah, refresihing ke luar kota lihatlah birunya laut yang luas, pagi hari yang sejuk dan indah.
Selain itu saya juga belajar merajut tali cinta saya pada Jesus. Membuat wallpaper yang bertuliskan Jesus love you, menghipnotis diri dan tulis gede2 di sampaing cermin ”Jesus loves you. Saya cakap menanggung segala perkara dalam Yesus dan saya yakin dia selalu menyertai saya. Everything is possible in HIS hand. And when HE draws me, He’ll draw me perfectly.”
Saya menerapkan hal-hal yang pernah diajarkan di ospek dulu. Waktu ospek kami pernah disuruh menulis diary dan disana harus ditulis minimal 3 kebaikan yang kami lakukan setiap harinya. Saya belajar menghitung-hitung dan membuat kebaikan yang saya lakukan kepada orang sekitar saya. AS He said Jesus “Be the light”
Kini saya tidak lagi menyesali benang-benang kusut dalam hidup yang pernah saya buat, tapi berpikir kedepan dan berharap sepenuhnya pada Tuhan. Karena saya tahu saya gak bisa walau sudah menghabiskan banyak waktu, uang, pikiran untuk menyelesaikan masalah yang saya alami dengan cara dan kekuatan saya, but I got nothing. Jadi saya memilih menunggu karya Tuhan saja karena semua indah pada waktunya dan tetap berpengharapan pada-NYA. Saya juga tidak lagi ingin mendengarkan lagu2 dunia yang melankolis dan kembali pada masa lalu saya, biarlah yang indah untuk dikenang dan berfikir bahwa semua itu sebagai karya terbaik Tuhan yang pernah terjadi dalam hidupku. Dan yang buat marah, benci, pahit lupakanlah saja. Belajar mengendalikan pikiran , karena pikiran kita adalah milik kita sendiri.
Saya senang akhirnya saya bisa bangkit dan bersemangat kembali, menjumpai/berkenalan dengan banyak orang-orang baru dalam berbagai latar-belakang. Saya kini menjalani hal-hal yang indah, hati saya merasa damai, makan teratur lagi, bisa tersenyum dan bergembira lagi dan berfikir masalah adalah berkat.
=============================================================
Pernah ga sih kita sendiri kalo lg hadapin sesuatu alias stress, tus kita selalu mencari Tuhan? bukan menyalahkan Dia, atopun mengandalkan kekuatan sendiri? well, mgk skg kita diposisi lg enak gene gampang sih ngmg hal2 yg rohani gini, coba disaat lg down? bisa ga sih kt tetep percaya ma Tuhan, mengandalkan Dia sepenuhnya??
Gue sendiri ngga termasup org yg rohani2 bgt wekekek buktinya ampe saat ini g masi belajar mengasihi, mengampuni, dan bla bla bla apalagi dl seringnya menggerutuuuu mlulu ma Tuhan, protes aja deh maennya
untungnya Tuhan bae banget hahaha klo ga mgk g dah di pentung pake gledek kli bwakakaka….jadih skg2 ini walaupun lg bergumul dengan masalah pekerjaan, n pen cepet2 banget ganti kerjaan n stress bgt sih duduk disini hueheu, tp g teteup belajar mengandalkan Tuhan
krn g tau apapun yg Tuhan berikan itu yg terbae….Tuhan blm kasi jawaban mungkin krn kita belum siap menerimanya, ato Tuhan lg siapin yg jaoh lebih bae dr yg kita pikirkan..
Yakin aja deh..Tuhan itu sangat teramat sayang loh ma kita….buktinya dia selalu mau mengampuni kita…so pasti kita jg harus mengampuni yg laen dung…dl Pdt. Joseph Prince jg pernah ngmg, kita harus yakin klo kita itu adalah kesayangan Tuhan bayangkan deh..klo uda jadi kesayangan, apapun yg kita minta pasti diberi kan? So just remember that God really love us…semoga kesaksian ini memberkati kita semua 